Keistimewaan Doa Bangun Tidur dan Adab Bangun Tidur

October 27, 2020 By Bambang

Bangun tidur menjadi kegiatan yang selalu dilakukan oleh manusia setiap harinya. Hal ini dapat terjadi karena manusia membutuhkan tidur guna memulihkan energi akibat banyaknya kegiatan yang pernah dilakukan. Bangun tidur juga menjadi nikmat yang perlu disyukuri karena manusia diberikan kesempatan oleh Allah untuk merasakan hari esok. Tak mengherankan jika kita diajarkan untuk membaca doa setelah bangun tidur agar diberikan kemudahan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Jika dilihat dari maknanya, ada banyak keistimewaan dari bacaan setelah bangun tidur. Untuk mengetahui keistimewaannya, simak penjelasannya di bawah ini.

Keistimewaan Doa Bangun Tidur

Bacaan setelah bangun tidur memiliki arti bahwa Allah telah menghidupkan kembali manusia setelah kematian. Hanya kepada Allah, manusia dapat dihidupkan kembali. Bacaan bangun tidur ini juga memiliki unsur kebaikan. Manusia akan terhindar dari godaan setan setelah membaca bacaan setelah bangun tidur. Keistimewaan pertama dari bacaan ini adalah meningkatkan rasa syukur. Secara garis besar, bacaan yang diucapkan setelah bangun tidur berisikan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah. Kata Alhamdulillah yang ada pada bacaan merupakan bukti bahwa manusia berterima kasih atas energi yang telah dipulihkan melalui tidur. Keistimewaan dari bacaan ini yang lain adalah mengingatkan manusia akan kematian. Kematian merupakan misteri yang dapat datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan. Bisa jadi kematian datang ketika kita terlelap atau sebelum kita tidur. Kita harus menyadari bahwa kematian merupakan kehendak Allah yang tidak dapat ditebak.

Bacaan bangun tidur juga merupakan bukti bahwa manusia telah bertawakal kepada Allah. Arti dari tawakal adalah berserah diri. Manusia harus menyadari bahwa kehidupan dan kematian merupakan kehendak Allah. Akibatnya, kita harus berserah diri kepada Allah. Keistimewaan ini memiliki makna yang serupa dengan firman Allah. Pada surat Al Nahl, Allah menyempurnakan nikmat yang diberikan kepada umatnya sehingga mereka dapat berserah diri kepada Allah SWT.

Adab Bangun Tidur

Berdasarkan dengan sunah Nabi, ada adab bangun tidur yang perlu untuk kita ketahui. Pertama-tama, kita perlu mengusap wajah ketika berada pada posisi duduk. Adab ini juga pernah dilakukan oleh Rasulullah. Pada saat itu, Rasulullah duduk dan mengusap wajahnya dengan tangan di pertengahan malam. Jika berdiri setelah bangun tidur dan dilanjutkan dengan berjalan, kegiatan tersebut merupakan hal yang membahayakan. Setelah duduk dan mengusap wajah, kita dianjurkan untuk berdoa. Kita juga dapat membaca 10 ayat terakhir dari surat Al Imran. Setelah itu, kita dapat membasuh tangan sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan memasukkan air menuju hidung. Menurut Rasul, hidung merupakan bagian tubuh dimana setan berpangkap ketika kita tidur. Adab terakhir yang perlu untuk dilakukan adalah dengan menggosok gigi dan berwudhu.